Sabtu, 17 Juni 2017

SHARE DATA dengan Add-Hoc LINUX MINT


Share Data dengan Samba melalui Addhoc

Oke, teman – teman blogger semua, kali ini saya akan berbagi mengenai cara share data dengan Samba di Linux Mint via Addhoc, langsung aja di simak ya….

  1. Pengertian
    Samba merupakan paket aplikasi dalam system operasi Linuk yan biasa digunakan untuk kebutuhan berbagai printer dan file. Samba mengembangkan protocol SMB (Sever Messege Block) yang dapat digunakan untuk berkomunikasi dengan system oprasi Microsoft Windows.
  2. Latar Belakang dan Batasan Masalah

    Sehubungan dengan kebutuhan kita sehari hari untuk melakukan kegiatan berbagi data dalam perkantoran atau dunia usaha yang tentunya selalu memakan waktu, maka dengan adanya Samba ini kita bisa berbagi data tanpa harus mengcopy file ke flashdisk dan baru di berikan dan disalin karena itu akan memakan waktu yang lama.
  3. Maksud Tujuan

    Melakukan installasi Samba agar bisa berbagi data kepada teman melalui Addhoc
  4. Hasil yang Diharapkan

    Dapat melakukan installasi dengan benar dan mengkonfigurasinya dengan baik.
Alat dan Bahan
  • Laptop
  • Koneksi internet
Jangka Waktu Pelaksanaan

Untuk pemula akan membutuhkan waktu 1-2 jam.

Proses dan Tahapan Pekerjaan
  1. Install Samba dengan cara ketikan perintah berikut di terminal :

    $ sudo apt-get install samba
  1. Setelah proses install selesai, ketikan lagi di terminal :

    $ su (masukan password root)
    $ groupadd sambausers
    $ useradd username -m -G sambausers
    $ smbpasswd -a username

  2. Setelah itu, masih di terminal ketikan :

    $ sudo nano /etc/samba/smb.conf

    Tambahka script ini di bagian atas : 

    [yudha]
    path = /home/shareuser
    browseable = yes
    read only = no
    guest ok = yes
    writeable = yes
    dan tambahkan juga script ini di bagian akhir :
    [data_server]
    path = /home/shareuser/
    browseable = yes
    read only = no
    guest ok = yes
    writeable = yes

  3. Setelah itu tekan Ctrl+X dan tekan Y, enter

  4. Restart Samba, caranya dengan ketikan perintah berikut di terminal :

    $ /etc/init.d/samba restart 

    Masukan password yang di minta.

  5. Buat jaringan Addhoc, dengan cara : Klik Network Panel > Network Conection > Add> Pilih WiFi.


  6. Isikan data seperti di gambar , untuk SSID dan Username bebas


  7. Ubah Automatic DHCP menjadi Share to other kompuer, kemudian Save.

  8. Lalu masuk ke Network Manager > Network Setting > Connect to Hidden Network > pilih nama network > Connet



  9. Lalu buka File Manager dan pindah ke tab Network > Windows Network > Workgroub > konek ke PC yang dituju dengan mengetikan smb://ip tujuan.



Hasil yang di Dapat

Berhasil melakukan konfigurasi dengan baik dan benar.

Temuan Permasalahan

Mengalami masalah saat menambahkan script, dan setelah membaca referensi akhirnya bisa.

Kesimpulan yang Didapatkan

kita harus lebih banyak membaca dan mencoba, dan tidak boleh menyerah sebelum berhasil.

Cukup sekian dari saya untuk hari ini, terimakasih.

Referensi dan Daftar Pustaka

Jumat, 16 Juni 2017

PENGENALAN DASAR MIKROTIK


Mengenal Mikrotik Dasar

  1. Pengertian

Mikrotik RouterOSTM merupakan sistem operasi Linux base yang diperuntukkan sebagai network router. Didesain untuk memberikan kemuadahan bagi penggunanya. Selain itu, administrasi mikrotik bisa dilakukan melalui aplikasi Windows (WinBox). Dan mikrotik ini tidak membutuhkan resource yang besar untuk penggunaan standard. Tapi untuk penggunaan dengan skala atau tingkat routing rumit, kita harus perhatikan dan mempertimbangkan resource yang kita gunakan, baik itu PC atau Mikrotiknya.

Sejarah Mikrotik

MikroTik adalah sebuah perusahaan kecil berkantor pusat di Latvia, bersebelahan dengan Rusia. Pembentukannya diprakarsai oleh John Trully dan Arnis Riekstins. John Trully adalah seorang berkewarganegaraan Amerika yang berimigrasi ke Latvia. Di Latvia ia bejumpa dengan Arnis, Seorang darjana Fisika dan Mekanik sekitar tahun 1995.

John dan Arnis mulai me-routing dunia pada tahun 1996 (misi MikroTik adalah me- routing seluruh dunia). Mulai dengan sistem Linux dan MS-DOS yang dikombinasikan dengan teknologi Wireless-LAN (WLAN) Aeronet berkecepatan 2 Mbps di Moldova, negara tetangga Latvia, baru kemudian melayani lima pelanggannya di Latvia.

Dan yang menjadi dasar dari prinsip mereka bukanlah membangun Wireless ISP (W-ISP), tetapi membuat program router yang handal dan dapat dijalankan diseluruh dunia.

  1. Latar Belakang dan Batasan Masalah
    Sehubungan dengan pengoperasian Mikrotik, maka kita perlu mengetahu Mikrotik dasar terlebih dahulu. Dan kali ini saya batasi untuk memahami dasar-dasar Mikrotik.
  1. Maksud Tujuan
    Untuk memahami dan mengetahui dasar – dasar Mikrotik.
  1. Hasil yang Diharapkan
    Bisa menguasai materi, sehingga kedepannya dalam praktek bisa berjalan dengan baik.
Jenis Mikrotik
Mekrotik RouterOS memiliki dua bentuk, yaitu berbentuk sebuah software yang bisa di download melalui link ini http://www.mikrotik.com/ yang nantinya kita bisa install di PC dan kita konfigurasi.
Lalu ada bentuk kedua yang dapat dilihat secara nyata (hardware) atau jenis ini di sebut juga Mikritik RouterBoard.

Fitur – Fitur Mikrotik
  1. Address List : Pengelompokan IP Address berdasarkan nama
  2. Asynchronous : Mendukung serial PPP dial-in / dial-out, dengan otentikasi CHAP, PAP, MSCHAPv1 dan MSCHAPv2, Radius, dial on demand, modem pool hingga 128 ports.
  3. Bonding : Mendukung dalam pengkombinasian beberapa antarmuka ethernet ke dalam 1 pipa pada koneksi cepat.
  4. Bridge : Mendukung fungsi bridge spinning tree, multiple bridge interface, bridging firewalling.
  5. Data Rate Management : QoS berbasis HTB dengan penggunaan burst, PCQ, RED, SFQ, FIFO queue, CIR, MIR, limit antar peer to peer
  6. DHCP : Mendukung DHCP tiap antarmuka; DHCP Relay; DHCP Client, multiple network DHCP; static and dynamic DHCP leases.
  7. Firewall dan NAT : Mendukung pemfilteran koneksi peer to peer, source NAT dan destination NAT. Mampu memfilter berdasarkan MAC, IP address, range port, protokol IP, pemilihan opsi protokol seperti ICMP, TCP Flags dan MSS.
  8. Hotspot : Hotspot gateway dengan otentikasi RADIUS. Mendukung limit data rate, SSL ,HTTPS.
  9. IPSec : Protokol AH dan ESP untuk IPSec; MODP Diffie-Hellmann groups 1, 2, 5; MD5 dan algoritma SHA1 hashing; algoritma enkirpsi menggunakan DES, 3DES, AES-128, AES-192, AES-256; Perfect Forwarding Secresy (PFS) MODP groups 1, 2,5
  10. ISDN : mendukung ISDN dial-in/dial-out. Dengan otentikasi PAP, CHAP, MSCHAPv1 dan MSCHAPv2, Radius. Mendukung 128K bundle, Cisco HDLC, x751, x75ui, x75bui line protokol.
  11. M3P : MikroTik Protokol Paket Packer untuk wireless links dan ethernet.
  12. MNDP : MikroTik Discovery Neighbour Protokol, juga mendukung Cisco Discovery Protokol (CDP).
  13. Monitoring / Accounting : Laporan Traffic IP, log, statistik graph yang dapat diakses melalui HTTP.
  14. NTP : Network Time Protokol untuk server dan clients; sinkronisasi menggunakan system GPS.
  15. Poin to Point Tunneling Protocol : PPTP, PPPoE dan L2TP Access Consentrator; protokol otentikasi menggunakan PAP, CHAP, MSCHAPv1, MSCHAPv2; otentikasi dan laporan Radius; enkripsi MPPE; kompresi untuk PPoE; limit data rate.
  16. Proxy : Cache untuk FTP dan HTTP proxy server, HTTPS proxy; transparent proxy untuk DNS dan HTTP; mendukung protokol SOCKS; mendukung parent proxy; static DNS.
  17. Routing : Routing statik dan dinamik; RIP v1/v2, OSPF v2, BGP v4.
  18. SDSL : Mendukung Single Line DSL; mode pemutusan jalur koneksi dan jaringan.
  19. Simple Tunnel : Tunnel IPIP dan EoIP (Ethernet over IP).
  20. SNMP : Simple Network Monitoring Protocol mode akses read-only.
  21. Synchronous : V.35, V.24, E1/T1, X21, DS3 (T3) media types; sync-PPP, Cisco HDLC; Frame Relay line protokol; ANSI-617d (ANDI atau annex D) dan Q933a (CCITT atau annex A); Frame Relay jenis LMI.
  22. Tool : Ping, Traceroute; bandwidth test; ping flood; telnet; SSH; packet sniffer; Dinamik DNS update.
  23. UPnP : Mendukung antarmuka Universal Plug and Play.
  24. VLAN : Mendukung Virtual LAN IEEE 802.1q untuk jaringan ethernet dan wireless; multiple VLAN; VLAN bridging.
  25. VoIP : Mendukung aplikasi voice over IP.
  26. VRRP : Mendukung Virtual Router Redudant Protocol.
  27. WinBox : Aplikasi mode GUI untuk meremote dan mengkonfigurasi  MikroTik RouterOS.
Hasil yang di Dapat
Paham akan jenis Mikrotik dan beberapa fitur - fiturnya

Kesimpulan yang Didapatkan
Kita harus selalu membaca untuk mengupdate wawasan kita, dan untuk mengetahui apa yang seharusnya kita lakukan untuk berbenah diri.

Sekian dulu yang dapat saya bagikan untuk hari ini, terimakasih.

Referensi dan Daftar Pustaka

INSTALL dan KONFIGURASI WINE

Installasi Wine di Linux Mint 18.1


Selamat pagi, sahabat blogger yang saya cintai, berjumpa kembali hari ini dengan saya, di blog saya ini. Oke, hari ini saya akan memberikan langkah - langkah tengtang cara install dan konfigurasi Wine di Linux

oke langsung saja, simak ulasan berikut :
  1. Pengertian
    Wine adalah sebuah aplikasi yang ada di linux yang yang di gunakan untuk menjembatani atau tempat di installnya aplikasi Windows, sehingga aplikasi dari Windows bisa berjalan di platform Linux melalui Wine ini.
  2. Latar Belakang
    Untuk melakukan konfigurasi Mikrotik pada Linux
  3. Maksud Tujuan
    Melakukan installasi Wine untuk menjalankan aplikasi Windows, sehingga bisa mengkonfigurasi beberapa aplikasi Windows di dalam OS Linux
  4. Hasil yang Diharapkan
    Dapat melakukan installasi Wine dengan baik dan benar.
Alat dan Bahan
  • PC / Laptop
  • Koneksi internet
Jangka Waktu Pelaksanaan
Bisa dilakukan 10 - 30 menit, tergantung kecepatan internet.

Proses dan Tahapan Pekerjaan
  • Installasi melalui terminal Linux
  1. Buka terminal Linux dengan cara tekan tombol kombinasi ( Ctrl + Alt + T )
  2. Ketikan perintah berikut di terminal:
    $ sudo add-apt-repository ppa:ubuntu-wine/ppa
    $ sudo apt-get update
    $ sudo apt-get update
    $ sudo apt-get install wine
  • Installasi melalui software manager Linux
  1. Tekan tombol Windows, lalu cari software manager, pilih dan enter.

  2. Berikan password yang di minta, lalu tekan enter
  3. Setelah masuk, ketikan Wine, lalu enter 

  4. Pilih install now. (maaf punya ane udah terinstall)
  • Konfigurasi Wine
  1. Tekan tombol windows, lalu ketikan pada pencarian “Configure Wine”, tekan enter.

  2. Akan muncul jendela seperti di gambar berikut, pilih versi Windows, lalu klik Apply dan Ok.


Hasil yang di Dapat
Sukses melakukan installasi Wine dengan baik dan benar.

Temuan Permasalahan
Belum menemukan masalah.

Kesimpulan yang Didapatkan
Setiap melakukan sesuatu kegiatan, kita perlu membaca referensi terlebih dahulu, agar kedepannya tidak menggalami banyak masalah.

Oke, untuk kali ini cukup sekian ya, semogga bermanfaat.

Referensi
 

Kamis, 15 Juni 2017

INSTALLASI dan KONFIGURASI GIT dengan Bang Samsul Ma'arif



Installasi Git

  1. Pengertian
Git adalah tools yang berfungsi sebagai Version Control System (VCS) dan kalau diartikan ke bahasa kita artinya sebuah sistem pelacak perubahan pada file. Git sendiri dibuat oleh orang yang menciptakan Kernel Linux, yaitu Linus Torvalds. Pada awalnya Git digunakan untuk membantu pengembangan Kernel Linux sebelum akhirnya dipakai lebih luas di berbagai pengembangan software lainnya dan dibuat multi-platform sehingga tersedia di hampir semua OS. Selain Git ada beberapa alternatif lain dari sistem VCS, contohnya: Subversion, Mercurial, CVS, dll. Git merupakan sebua tools yang sangat dibutuhkan Developer, karena dengan menggunakan Git, setiap orang dalam sebuah tim dapat melakukan perubahan pada source-code tanpa harus takut terjadi bentrok ataupun kesulitan dalam menggabungkan hasil perubahan yang mereka lakukan. Dengan menggunakan Git, setiap perubahan pada source-code akan terlacak pesan perubahannya, apa saja yang diubah, siapa yang mengubah dan kapan waktunya. Adapun perintah-perintah dasar dari Git yang paling sering digunakan dan wajib kita kuasai yaitu: git init, git status, git add, git commit, git pull / push, git checkout, git diff, git merge, git remote dan git reset,dll. Lebih lengkapnya klik disini

  1. Latar Belakang dan Batasan Masalah

Pada dasarnya saya melakukan installasi Git adalah untuk mengenal dan memahami VCS menggunakan Git.

  1. Maksud Tujuan
Untuk belajar Version Control System dengan Git.

  1. Hasil yang Diharapkan
Bisa melakukan installasi Git dengan benar dan konfigurasi awal.
Alat dan Bahan
  1. PC atau laptop
  2. Koneksi internet
  3. Modul atau referensi
Jangka Waktu Pelaksanaan
Dapat dilakukan 1-2 jam untuk tahap belajar.

Proses dan Tahapan Pekerjaan
  1. Pastikan kita terkoneksi internet, lalu ketikan perintah ini di Terminal,
$ Sudo apt-get install git
  1. Setelah terinstall, masukan user, email, dan core editor, degan cara :
  • Atur identitas Anda
$ git config --global user.name "yudhabernaditus"
$ git config --global user.email yudhabernaditus@gmail.com
  • Editor yang digunakan
$ git config --global core.editor nano
  • Cek hasilnya
$ git config --list
user.name=yudhabernaditus
user.email=yudhabernaditus@gmail.com
core.editor=nano
Sebelumnya daftar dan buat akun Git terlebih dahulu di web.
  1. Cara daftar atau masuk git di web, ketik url ini di web http://github.com, akan tampil seperti ini : 
     
    Masukan seluruh input data yang di minta.
  2. Lalu kita bisa memualai membuat repositori baru, caranya :
$ mkdir Hallo
$ cd Hallo
$ git init
Initialized empty Git repository in /home/yudha/Hallo/.git/

$ ls -a
. .. .git
Jika berhasil hasilnya seperti ini :


  1. Lalu kita daftarkan berkas untuk di simpan, caranya :
$ nano goblok.py
$ git add goblok.py
  1. Menyimpan perubahan ke repositori
$ git commit -m "commit pertama"
[master (root-commit) a5614f8] commit pertama
1 file changed, 3 insertions(+)
create mode 100755 hallo.py

hasil perintah no 4 dan 5 :


  1. untuk menambah berkas baru kita bisa melakukannya dengan cara :
$ nano (nama file)
$ git add (nama file)
$ git commit -m “nama commit”
Sama dengan cara no 4-5.
  1. Untuk mengeceknya bisa lakukan dengan cara :
    $ git status
  2. Dan untuk mengetahui daftar perubahan kita bisa gunakan perintah
    $ git log
    hasil :

    untuk konfigurasi lengkapnya bisa kunjungi link ini git.puskomedia.id/
Hasil yang di Dapat
Saya dapat menginstall git dengan lancar dan mengkonfigurasinya dengan baik.
Temuan Permasalahan
Tidak bisa melakukan $ git commit -m “commit pertama”. Dan penyelesaiannya adalah dengan menambahkan file terlebih dahulu menggunakan $ git add (nama file)

Kesimpulan yang Didapatkan
Dalam hal ini hal yang perlu diperhatikan yaitu kejelian kita dalam menjalankan perintah dan melakukannya sesuai prosedur. Jika tidak maka perintah kitat tidak akan berhasil.

Sekian yang dapat saya bagikan, semoga bermanfaat
Referensi




PENGENALAN LINUX


Pengenalan Linux

Selamat sore kawan, berjumpa kembali dengan saya melalui blog sederhana saya ini.
Oke, pada kesempatan hari ini, saya akan mengulas sedikit mengenai apa itu linux.
Langsung saja deh…!

Tujuan : untuk mengenal dan memahami perintah dasar linux

Pengertian Linux

Linux adalah sistem operasi komputer bertipe Unix. Linux merupakan salah satu contoh hasil pengembangan perangkat lunax bebas dan suber terbuka utama. Seperti perangkat terbuka dan sumber terbuka lain pada umumnya, kode sumber linux dapat di modifikasi, digunakan dan didistribusikan kembali secara bebas oleh siapa saja.

Nama “Linux” berasal dari nama pembuatnya sendiri yaitu Linus Torvalds, yang lalu di perkenalkan pada tahun 1991. Sistemnya, peralatan sistem dan pustakanya umunya bersal dari sistem operasi GNU, yang di umumkan tahun 1983 oleh Richard Stallman. Kontribusi GNU adalah dasar dari munculnya nama alternatif GNU/Linux.

Linux merupakan sistem operasi bertipe Unix modular, dengan banyak desain yang berasal dari desain dasar Unix yang di kembangkan dalam kurun waktu 1970-an hingga 1980-an. Linux menggunakan sebuah kernel monolitik, kernel Linux yamg mengganti kontrol proses, jaringan, periferal dan pengaksesan sistem berkas. Dan semua device driver telah terintregrasi ke dalam kernel Linux.
Logo Linux (Tux) didapatka saat Linus Torvalds sedang berjalan-jalan di taman Perth. Saat sedang berjalan, ia di patok oleh seekor Pinguin dan demam selama berhari – hari. Ia berpikir bahwa karakter pinguin cocok untuk menjadi logo sistem operasi baru miliknya itu. Maka diadakanlah kompetisi mendesain logo Linux baru, dan kompetisi dimenangkan oleh Larry Ewing dengan gambar seekor pinguin yang sedang duduk.

Linux sendiri adlah sebuah sitem operasi yang pada dasarnya merupakan sistem operasi berbasis teks ( di kendalikan dengan antar muka baris perintah (Command Line Interface atau CLI) namun pada saat ini telah terdapat banyak distro linux yang berbasis GUI (Graphical User Interfaces), yang umumnya merupakan konfigurasi bawaan untuk versi desktop.

Distro Linux

Distro Linux merupakan kependekan dari distribusi Linux, adalah sebutan untuk sistem operasi komputer dan aplikasinya, merupakan keluarga Unix yang menggunakan kernel Linux. Distribusi Linux bisa berupa perangkat lunak bebas dan bisa juga berupa perangkat lunak komersial seperti Red Hat Enterprise, SuSE, dan lain-lain.
Contoh Distro Linux :
  • Arch Linux
  • Debian
  • Linux Mint
  • Ubuntu
  • Backtrack
  • Lubuntu
  • Edubuntu
  • Xenta OS
  • BlankOn
  • Fedora
  • Kali Linux
  • Red Hat
  • Open SUSE
  • CentOS
  • dll, untuk lebih detail klik di sini

Kemampuan Sistem Linux
Kemampuan sistem Linux ini sudah tidak usah di ragukan lagi, karena sistem Linux dapat bekerja secara Multitasking ( kemampuan OS untuk menangani banyak pekerjaan) baik pada aplikasi yang sama maupun berbeda dan juga dapat bekerja secara Multiuser (bisa digunakan oleh banyak user) meski dalam sebuah PC pada saat bersamaan

Setruktur Sistem Linux

Sistem Linux memiliki 3 struktur yaitu :

1. Kernel adalah suatu perangkat lunak yang menjadi bagian utama dari sebuah sistem operasi. Tugasnya melayani bermacam program aplikasi untuk mengakses perangkat keras komputer secara aman. Karena akses terhadap perangkat keras terbatas, sedangkan ada lebih dari satu program yang harus dilayani dalam waktu yang bersamaan, maka kernel juga bertugas untuk mengatur kapan dan berapa lama suatu program dapat menggunakan satu bagian perangkat keras tersebut. Hal tersebut dinamakan sebagai multiplexing. Akses kepada perangkat keras secara langsung merupakan masalah yang kompleks, oleh karena itu kernel biasanya mengimplementasikan sekumpulan abstraksi hardware. Abstraksi-abstraksi tersebut merupakan sebuah cara untuk menyembunyikan kompleksitas, dan memungkinkan akses kepada perangkat keras menjadi mudah dan seragam.

2. Shell  adalah penterjemah (command line interpreter). Pada Linux disebut sebagai terminal. Perangkat lunak inilah yang menjadi jembatan antara user dengan sistem linux.User cukup memberikan perintah dan shell yang akan menanganinya. Shell, baik di linux maupun di UNIX digunakan untuk interaksi antara user dengan komputernya termasuk juga dalam mengontrol session UNIX dan pemrograman (scripting). UNIX shell menyediakan sekumpulan instruksi khusus yang dapat digunakan untuk membuat program shell script .Ada beberapa jenis shell yang umum ditemukan dalam distro Linux, yakni : Bash dan tcsh.

3. Aplikasi (aplication software) adalah program-program yang dibuat oleh user, untuk memenuhi kebutuhuannya sendiri. Program-program ini dapat dibuat dengan menggunakan sejumlah utilitas, perintah built-in milik shell, atau dibangun dengan bahasa pemrograman seperti C, COBOL,atau Phyton dan berbagai development tool seperti oracle dan Informix.Bisa juga berupa program pake yang dibeli dari pemasok perangkat lunak.

File Sistem Linux

/ – root (File System) direktori yang membentuk basic sistem file. Semua file dan direktori secara logic berada di dalam root direktori ini walaupun dari lokasi yang berbeda.
/bin – Memuatkan program arahan yang merupakan sebagian dari sistem operasi Linux. Banyak perintah Linux seperti cat, cp, ls, more, dan tar terletak pada /bin.
/boot – Memuatkan Linux Kernel dan file lain yang diperlukan LILO dan GRUB boot manager.
/dev – Memuatkan semua file penting. Linux melakukan semua operasi utama komputer seperti sebuah file yang special. Semua file seperti ini terletak di /dev.
/etc – Memuatkan semua sistem konfigurasi file dan skrip installation pada /etc/rc.d sub direktori.
/home – Direktori Home menyimpan semua direktori home user.
/lib – Memuatkan file library, termasuk modul driver yang dapat diisi pada sistem boot.
/media – Direktori untuk mounting removable media seperi drive CD-ROM, floopy disk dan zip drive.
/mnt – Direktori untuk mounting file sistem sementara.
/opt – Data – data instal / copy untuk aplikasi opsional .
-9-/proc – Direktori istimewa untuk sistem file virtual. Ia mencakupi informasi mengenai berbagai aspek sistem Linux.
/root – Direktori Home untuk root user.
/sbin – Memuatkan file administration yang dapat diakses seperti mount, shutdown,umount.
/srv – Memuatkan data untuk layanan (HTTP, FTP, etc.) yang ditawarkan oleh sistem.
/sys – Direktori special yang memuatkan informasi mengenai hard disk seperti yang dilihat melalui Linux.
/tmp – Direktori yang digunakan untuk menyimpan data sementara. Isi dari direktori ini dibersihkan setiap kali sistem boot.
/usr – Memuatkan sub direktori untuk pelbagai program seperti sistem X Windows.
/usr/bin – Memuatkan file yang dapat diakses untuk pelbagai perintah Linux yang bukan merupakan sebahagian dari OS Linux.
/usr/include – Memuatkan file – file header dari bahasa program C dan C++.
/usr/lib – Memuatkan file – file library untuk bahasa C dan C++.
/usr/local – Memuatkan data lokal. Ia mengadung direktori yang sama seperti /usr.
/usr/sbin – Memuatkan perintah – perintah administration.
/usr/share – Memuatkan data yang digunakan oleh banyak user sekaligus, seperti file konfigurasi default, gambar dan dokumen.
/usr/src – Memuatkan source code untuk Linux kernel.
/var – Memuat berbagai sistem file seperti log, direktori mail, print dan lain – lain. Yang sering kali berubah kandungannya.
/var/lib – Memuatkan informasi tentang status aplikasi – aplikasi yang ada. Aplikasi memodifikasi direktori ini semasa melakukan sesuatu kerja.


Perintah Dasar Linux

cd
fungsi: digunakan untuk berpindah ke direktori lain.

chmod
fungsi: digunakan untuk mengatur hak akses suatu file atau direktori

clear
fungsi: digunakan untuk membersihkan seluruh layar terminal

cp
fungsi: digunakan untuk menyalin sebuah file

date
fungsi: digunakan untuk menampilkan tanggal dan waktu

halt
fungsi: digunakan untuk mematikan sistem

history
fungsi: digunakan untuk melihat perintah apa saja yang telah digunakan

ifconfig
fungsi: digunakan untuk melihat informasi pada kartu jaringan, seperti IP address, Mac address, dan lain-lain.

ls
fungsi: digunakan untuk melihat isi dari suatu direktori
mkdir
fungsi: digunakan untuk membuat direktori baru.

mv
fungsi: untuk memindahkan file, bisa juga untuk merubah nama sebuah file.

nano
fungsi: digunakan untuk text editor

passwd
fungsi: digunakan untuk menggunakan password

pwd
fungsi: digunakan untuk menampilkan nama direktori dimana Anda sedang berada

reboot
fungsi: digunakan untuk menghidupkan ulang sistem/komputer

restart
fungsi: menjalankan ulang service yang sedang berjalan.

rm
fungsi: digunakan untuk menghapus file.

rmdir
fungsi: digunakan untuk menghapus direktori

shutdown
fungsi: sama seperti halt, digunakan untuk mematikan sistem

start
fungsi: digunakan untuk menjalankan sebuah service.

stop
fungsi: digunakan untuk menghentikan sebuah service yang sedang berjalan

sudo
fungsi: menjalankan perintah sebagai root

su
fungsi: untuk beralih dari user menjadi superuser (root)
tar
fungsi: digunakan untuk mengekstrak file dengan format *tar.gz *.tgz

touch
fungsi: digunakan untuk membuat file baru dalam keadaan kosong.

unzip
fungsi: digunakan untuk mengekstrak atau mengurai file yang dikompress dalam bentuk *.zip

who
fungsi: digunakan untuk melihat siapa saja yang sedang login



Oke, mungkin sekian dulu yang dapat saya posting kali ini, semogga bermanfaat.


Referensi

Rabu, 14 Juni 2017

MANAJEMEN PROYEK


Mananjemen Proyek

Oke kawan bertemu kembali dengan saya melalu blog saya ini.
kali ini saya akan berbagi mengenai apa itu "Managemen Proyek" dan kompetisi yang harus di miliki seorang manager proyek.

Tujuan : Untuk memahami apa itu manajemen proyek dan menerapkannya di dunia kerja.

Pengertian
Manajemen Proyek

Manajemen Proyek adalah sebuah ilmu kedisiplinan dalam hal perencanaan, pengorganisasian, pengelolaan (menjalankan serta pengendalian), untuk dapat mencapai tujujan tujuan proyek.
Proyek adalah sebuah kegiatan yang bersifat sementara yang telah detetapkan awal pekerjaannya dan waktu selesainya (dan biasanya selalu dibatasi oleh waktu, dan seringkali juga dibatasi oleh sumber pendanaan atau anggaran yang sudah di sepakati), untuk mencapai tujuan dan hasil yang spesifik dan unik dan hasilnya dapat di definisikan sebagai keluaran, hasil atau manfaat.
Untuk lebih lengkapnya bisa lihat di sini.

Proses :


Pada dasarnya setiap kita melakukan sebuah pekerjaan pasti kita selalu melalui proses, seperti halnya melakukan Manajemen Proyek.

Terdapat lima tahap kegiatan utama yang dilakukan dalam siklus hidup proyek yaitu :
  • Tahap Inisiasi, yaitu tahap awal kegiatan proyek sejak sebuah proyek di sepakati untuk di kerjakan.
  • Tahap perencanaan dan Desain, setelah ruang lingkup proyek di tetapkan dan tim proyek di bentuk, maka aktivitas proyek mulai memasuki perencanaan. Pada saat ini semua dokumen perencanaan akan disusun secara terperinci sebagai panduan melaksanakan proyek selama kegiata berlangsung.
  • Tahap Eksekusi, setelah definisi proyek terbentuk dengan jelas dan terperinci, maka aktifitas proyek siap untuk memasuki pelaksanaan proyek. Pada tahap ini proyek secara fisik akan di bangun.
  • Tahap Pemantuan dan Sistem pengendalian, hal ini perlu dilakukan untuk memantau semua kegiatan yang berlansung selama kegiatan, gunanya untuk mengetahui hasil kegiatan dan mengontrol penyelesaian sebagai hasil akhir proyek.
  • Tahap Penyelesaian, merupakan sebuah tahap terakhir dimana kita diwajibkan untuk melaporkan hasil akhir proyek berserta dokumentasinya

Investasi dalam manajemen proyek yang efektif akan memiliki sejumlah manfaat bagi kedua organisasi tuan rumah dan orang-orang yang terlibat dalam memberikan proyek, hal tersebut akan memberikan sebuah pengaruh baik sebagai berikut :
  • memberikan kemungkinan yang lebih besar untuk mencapai hasil yang diinginkan;
  • memastikan penggunaan nilai efisien dan terbaik dari sumber daya;
  • memenuhi kebutuhan yang berbeda dari para pemangku kepentingan proyek.
Dan untuk memastikan sebuah proyek berhasil dan berjalan dengan baik, maka seorang manajer proyek harus kompeten dalam hal ini.


Kompetensi yang Harus Dimiliki Seorang Manajer Proyek 



Seorang manager proyek merupakan seorang profesional dalam bidang manajemen proyek. Manajer proyek memiliki tanggung jawab untuk melakukan perencanaan, pelaksanaan dan penutupan sebuah proyek yang biasanya berkaitan dengan bidang industri kontruksi, arsitektur, telekomunikasi dan informasi teknologi. Untuk menghasilkan kinerja yang baik, sebuah proyek harus dimanage dengan baik oleh manajer proyek yang berkualitas baik serta memiliki kompetensi yang disyaratkan. Seorang manajer proyek yang baik harus memiliki kompetensi yang mencakup unsur ilmu pengetahuan (knowledge), kemampuan (skill) dan sikap (attitude). Ketiga unsur ini merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan keberhasilan proyek.

Adapun kompetensi yang harus dimiliki seorang manager proyek adalah sebagai berikut :

  1. Manajemen Ruang Lingkup;
  2. Manajemen Waktu;
  3. Manajemen Biaya;
  4. Manajemen Kualitas;
  5. Manajemen Sumber Daya Manusia;
  6. Manajemen Pengadaan;
  7. Manajemen Komunikasi;
  8. Manajemen Resiko;
  9. Manajemen Integrasi.
Seorang manajemen proyek juga harus paham akan kondisi dan kemampuan dirinya sendiri, juga harus mempersiapkan dan melengkapi kempampuan dirinya yang bisa di peroleh dengan mengikuti kursus management proyek atau dengan membaca referensi standard internasional yang kerap dipergunakan dalam bidang manajemen proyek adalam PMBOK (Project Management Body Of Knowledge), dan di rekomendasikan untuk mendapatkan sertifikasi manajemen proyek, dimana bila sudah mendapat sertifikat ini akan memperoleh gelar PMP (Project Management Professional) dibelakang namanya sebagai bukti dimilikinya kemampuan terkait.

Kemampuan yang Harus Dimiliki Manager Proyek

Selain kompentensi, seorang manajemen proyek juga harus bisa menguasai tujuh kemampuan yang berada di bawah ini :
  1. Kepemimpinan (Leadreship)
  2. Komunikasi (Communicaton)
  3. Pengorganisasian dan Penjadwalan (Organizing and Scheduling)
  4. Management Resiko (Risk Management)
  5. Perundingan (Negotiation)
  6. Alokasi Sumber Daya dan Penganggaran (Resource Allocation and Budgeting)
  7. Keterampilan Teknis (Technical Skills)
Dengan memiliki ke tujuh kemampuan tersebut maka seorang manager proyek akan dapat membawa keberhasilan yang cukup tinngi terhadap proyek yang sedang di kerjakan nya.



Cukup sekian yang dapat saya bagikan kepada teman – teman semua kali ini,

TERIMAKSIH.

Referensi :